Bogor Kabupaten– Allah telah menjelaskan dalam kitabnya Al-Quran surat Ar-Rum ayat 41 yang berbunyi “QS. Ar-Rum Ayat 41
ظَهَرَ الْفَسَادُ فِى الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ اَيْدِى النَّاسِ لِيُذِيْقَهُمْ بَعْضَ الَّذِيْ عَمِلُوْا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُوْنَ
41. Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia; Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).”
Dari pelajaran dan hikmah ayat di atas bisa kita ambil makna yang sangat dalam bahwasanya apabila terjadi musibah alam Kita sendiri yang akan merasakan. Karena selain diciptakan untuk menyembah Allah, manusia juga ditugaskan untuk menjadi khalifah di bumi. Sebagai khalifah manusia bertugas untuk memanfaatkan dan memelihara alam. Namun akibat keserakahan dan tabiat-tabiat buruk manusia, lingkungan menjadi rusak dan kita sendiri yang menanggung akibatnya.
Dengan bercermin dari penjelasan di atas terdorong motivasi yayasan jembatan Nawacita membawahi bendera PT LMS melakukan kembali penghijauan di kawasan wisata puncak Kabupaten Bogor.
Di komandoi langsung oleh Juan dari Pihak LMS sebagai pimpinan dari gerakan penanaman satu juta pohon untuk kawasan puncak Bogor. Saat di temui team Saba Bogor di lapangan dia menyampaikan rencana kegiatan ini,”Sebagai pelaksanaan awal wilayah penanaman kita mulai dari daerah kawasan wisata batulayang karena memang kawasan ini perbukitannya banyak yang gundul sedangkan pepohonannya tinggal sedikit maka butuh peremajaan pohon baru sebagai media resapan air hujan dan mencegah terjadinya bencana yang tidak di inginkan seperti tanah longsor. Dan kami bekerja sama langsung dengan kementrian ATR/BPN sebagai sponsor utama dalam pelaksanaan project ini dan bekerja sama juga dengan premkab setempat termasuk aktivis lingkungan,karang taruna serta masyarakat untuk dapat bersinergi sehingga program ini bisa berjalan lancar.
Kawasan puncak saat ini memang banyak lahan kritis. Kita dapat melihat saat berwisata ke kawasan sekitaran Puncak Bogor dan sekitarnya dimana banyak beralih fungsi lahan dan hutan menjadi bangunan tempat tinggal, villa dan wahana wisata secara otomatis kawasan ini banyak kehilangan hutan sebagai media resapan air hujan dan mencegah banjir serta bencana tanah longsor. Kawasan puncak dan sekitarnya merupakan hulu sungai Ciliwung yang mengalir ke Ibu kota Jakarta.
Dengan berkurangnya kawasan hutan resapan air di Puncak Bogor berakibat banjir di sepanjang bantaran sungai Ciliwung.
1 komentar