Bogor- Allah –Subhanahu wa Ta’ala– berfirman,
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَ بَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَ الْفُرْقَانِ
“Bulan Ramadhan yang di dalamnya –mulai- diturunkannya Al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan keterangan-keterangan yang nyata yang menunjuk kepada kebenaran, yang membedakan antara yang haq dan yang bathil.” (QS Al-Baqarah: 185)
Awal puasa bulan suci Ramadhan yang sangat dinantikan oleh umat muslim seluruh Dunia. Di mulai saat matahari terbenam pada hari Rabu, saat umat Islam bersiap untuk berpuasa pada hari Kamis (23/03/2023) selama sebulan dari fajar hingga senja yang dimaksudkan untuk membawa mereka lebih dekat kepada Allah Subhanahu wa ta’ala dan untuk mengingatkan mereka akan penderitaan orang-orang yang kurang beruntung dan kurang mampu.
Selama 30 hari ke depan, umat Islam yang taat akan menahan diri dari amarah, makan dan minum dari matahari terbit dari timur hingga terbenamnya di ufuk barat.
Banyak yang akan menjalankan ibadah sholat dengan ketat, membaca Alquran (tadarusan) karena terang dan jelas Al-Quran diturunkan secara spontan di Baitul ‘Izzah yang berada di langit bumi.
Hal itu terjadi pada bulan Ramadhan di lailatul qadar, berdasarkan firman Allah Ta’ala, “Kami telah menurunkannya di lailatul qadar,” juga pernyataan-Nya, “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya di malam yang penuh keberkahan.”
Allah berfirman dalam Al-Quran:
وَ نُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَ رَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَ لَا يَزِيْدُ الظَّالِمِيْنَ إِلَّا خَسَارًا
“Dan Kami turunkan Al-Quran (Sesuatu) yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman, sedangkan bagi orang-orang yang zhalim hanya akan menambah kerugian.” (QS Al-Isra’ : 82)
Keberkahan Al-Quran nampak jelas dengan adanya riwayat-riwayat yang mengabarkan akan keutamaan dan keistimewaannya. Ia merupakan pedoman hidup seorang muslim, obat dari segala penyakit badan dan hati, dan banyak keistimewaan lainnya.
Dan akan banyak umat muslim menyumbang saling berbagi sodakoh untuk amal saat bulan ramadhan ini, karena mereka berusaha untuk mendekatkan diri kepada Allah selama bulan suci Ramadhan. Keluarga dan teman akan berkumpul untuk bersama menyambut buka puasa saat tiba Bedug magrib berkumandang.
Dan selesai sholat magrib bersiap menjelang sholat isya dilanjutkan dengan ibadah sholat teraweh malam di masjid-masjid dan mushola di segenap tempat ibadah umat muslim di Indonesia.
Tahun ini, banyak yang akan berjuang untuk membeli kebutuhan selama bulan puasa ramadhan, mengingat harga yang akan melonjak. Ini sedang terjadi karena bergulat dengan krisis ekonomi akibat pandemik Covid19 yang melanda seluruh Dunia termasuk Negara kita Indonesia, hal ini telah melemahkan mata uang lokal membuat harga menjadi lebih mahal.
Kita biasa menantikan bulan suci Ramadhan yang penuh rahmat serta ampunan ini.
Sebagai bulan terindah setiap tahun untuk dirayakan berkumpul dan bersilaturahmi saling memaafkan keluarga dan handaitaulan.
Dan selalu mengenang setiap tahunya bagaimana keluarga akan mendekorasi rumah dan duduk bersama membaca Al Quran.