Tahun Politik, Jaro Ade  : Pers Garda Terdepan Terpilihnya Pemimpin yang Berkualitas

Bogor-Di peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tingkat Kabupaten Bogor, tokoh politik Partai Golkar Jaro Ade atau Ade Ruhandi berharap pers atau wartawan semakin berwibawa, jujur dan berdidikasi.

 

Apalagi, di Tahun 2024 mendatang merupakan tahun politik. Dimana pers mau tal mau berada di pusaran pemilihan umum (Pemilu), baik itu Pilpres, Pileg, Pilbup Bogor maupun  Pilgub Jawa Barat.

 

“Tantangan pers atau wartawan di tahun politik yaitu bagaimana insan pers memahami posisinya dalam pemilihan,  dalam konteks kontestasi hakekatnya adalah memilih pemimpin yang berkualitas dalam kaitannya pada pelayanan publik,  sehinga penting bagi publik akan kehadiran pers yang berwibawa,  jujur dan berdedikasi supaya beragam informasi yang nyata atau faktual hingga  publik dapat mengetahui kualitas calon atau bakal pemimpinnya kedepan,” kata Jaro Ade saat menghadiri acara diskusi publik bertema Pers Dalam Pusaran Politik Pilkada di Hotel M-One, Senin, 27 Februari 2023.

 

Jro Ade menerangkan pers atau wartawan menjadi garda terdepan dalam memberikan informasi penting tersebut.

 

Terkait polarisasi lembaga pers,  sebagai lembaga publik pers harus profesional tegak lurus. Terlebih sebagai pilar demokrasi yang ujungnya berkontribusi terhadap kualitas dan nilai demokrasi tersebut.

 

“Peran wartawan  sangat penting, pasti banyak intervensi kepentingan sehingga penting bagi lembaga pers memegang norma tanpa harus merasa terikat dan tidak independen,  namun nilai, norma maupun etika adalah sandaran bagi lembaga untuk menghasilkan sebuah output yang optimal,” terang Jaro Ade.

 

Ia minta agar pers tidak terjebak pola p4agmatis. Jika bicara potensi maka selalu pasti ada tinggal pertanyaannya seberapa besar.

 

Jika pers sudah masuk pada pola pola seperti pragmatis dan komersial maka tinggal tunggu saatnya kehancuran kualitas demokrasi tersebut.  Bicara Kabupaten Bogor seharusnya menjadi pelajaran pahit bagi lembaga pers atas output dari demokrasi itu sendiri,  tidak usah saling menyalahkan yang jelas lembaga pers sudah saatnya menjadi pilar dan garda untuk kualitas demokrasi  dan melahirkan pemimpin tangguh untuk pelayanan masyarakat yang prima,” pintanya.

 

Jaro Ade menjelaskan pers bisa mengambil peran untuk kepentingan komersial implikasinya tidak akan bisa menyuguhkan informasi yang jujur adil dan terarah,  dengan dasar kepentingan komersial terkadang kebenaran informasi tergadaikan sehingga publik disuguhkan pada opini subjektif yang menyesatkan, yang ujungnya publik bingung dan salah dalam menentukan pilihan.

 

5. Dalam melihat calon pemimpin bogor kedepan pers harus jeli, kritis,  objektif dan selalu bersandar pada sebuah fakta kebenaran, merupakan hak bagi masyarakat bogor mengetahui kebaikan maupun keburukan calon pemimpinnya disitulah peran pers yang sangat penting dalam sebuah kontestasi perwujudan dari perannya sebagai pilar demokrasi dan penentu bulat lonjongnya wajah pemimpin bogor kedepan,” jelas Jaro Ade

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *